Kopi Tidak Berbahaya untuk Jantung

on 0 komentar Read Full Article

Jakarta, Banyak orang takut minum kopi karena dianggap bisa mengganggu jantung. Tapi kopi ternyata bisa bersahabat dengan jantung atau 'hearth friendly'. Kopi hanya berpengaruh sedikit pada penderita darah tinggi itu pun masih bisa ditoleransi.

Penemuan yang dilakukan peneliti jantung ini bisa membuat peminum kopi jatuh cinta. Hasil studi ini telah dipresentasikan pekan ini di konferensi American Heart Association (AHA) di San Fransisco.

Peminum kopi hanya memiliki risiko lebih rendah untuk penyakit ritme jantung abnormal. Tidak ada indikasi yang menunjukkan bahwa minum secangkir kopi sehari akan meningkatkan risiko aterosklerosis atau penebalan dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Selain itu, kandungan lain di dalam kopi selain kafein dapat mengurangi risiko diabetes bagi perempuan yang teratur minum.

Namun tidak semua laporan di konferensi tahunan AHA pada Cardiovascular Disease Epidemiology and Prevention and Nutrition, Physical Activity and Metabolism itu benar-benar mengembirakan bagi pecinta kopi.

Salah satu laporan menemukan potensi hubungan antara minum kopi dan tekanan darah tinggi. Tetapi jangan khawatir efeknya digambarkan sangat sederhana alias minim.

Studi tentang ritme jantung itu dengan meneliti 130.054 anggota dari Kaiser Permanente Medical Care Program yang telah dirawat dirumah sakit karena gangguan ritme jantung. Sekitar 2 persen dari mereka yang dirawat di rumah sakit karena gangguan itu dan yang paling umum adalah masalah atrial fibrillation.

Dr Arthur Klatsky, konsultan jantung senior yang memimpin penelitian ini, mengatakan mereka yang dilaporkan minum kopi 4 cangkir per hari lebih rendah 18 persen risiko terkena jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi.

"Ini mungkin sebuah kejutan, karena sebagian orang takut untuk minum kopi. Dan saya tidak berpikir kita akan siap untuk memberitahukan orang-orang bahwa mereka harus minum kopi untuk mencegah masalah ritme jantung," kata Klatsky, seperti dilansir USNews, Jumat (5/3/2010).

Studi ini tidak memberikan alasan mengapa kopi dapat mengurangi masalah ritme jantung. Menurut Klatsky, bisa jadi karena si peminum kopi melakukan diet atau banyak berolahraga. Tapi juga tidak bisa dikatakan dengan pasti bahwa kopi tidak berhubungan dengan masalah ritme jantung minor (ringan) yang memang tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.

Intinya, pencinta kopi tak perlu berhenti minum kopi hanya karena mereka memiliki masalah dengan ritme jantung.

Studi lain yang diikuti lebih dari 3 000 pria dan wanita usia 20 tahun juga tidak menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan atherosclerosis untuk laki-laki dan perempuan baik itu kulit hitam atau putih, perokok atau bukan perokok. Partisipan dalam penelitian ini adalah orang-orang yang mengonsumsi kopi tidak lebih dari 4 cangkir sehari.

"Berdasarkan data ini, tampaknya tidak ada hubungan substansial antara minum kopi dengan peningkatan atau penurunan aterosklerosis," kata Jared Reis, seorang ahli epidemiologi dari US National Heart, Lung and Blood Institute.

Studi ketiga, berdasarkan laporan dari Women's Health Study, menjelaskan bahwa diabetes tipe 2 (diabetes karena gaya hidup) lebih sedikit dialami peminum kopi.

Peneliti membandingkan 359 wanita postmenopause yang baru didiagnosa diabetes tipe 2 dan 359 wanita tanpa penyakit. Hasilnya menunjukkan bahwa wanita yang minum 4 cangkir kopi berkafein sehari, lebih rendah 56 persen risiko terkena diabetes daripada mereka yang tidak minum kopi.

"Yang tampaknya mengurangi risiko dari efek kafein karena pengikatan protein hormon," kata Dr. Liwei Chen, asisten profesor University of California, Los Angeles. Tapi menurut Chen temuan-temuan awal ini masih memerlukan studi yang lebih lanjut.

Laporan lain yang memastikan konsumsi 1-3 cangkir kopi sehari hanya berpengaruh sedikit peningkatan risiko tekanan darah tinggi datang dari Dr Liwei Chen, asisten profesor epidemiologi di Louisiana State University School of Public Health. Dia menggunakan data dari enam penelitian yang mengikutsertakan lebih dari 172.000 partisipan.

"Berdasarkan hasil kami, untuk jangka panjang minum kopi mungkin merupakan faktor risiko hipertensi, tetapi efeknya tidak terlalu besar," kata Chen.

Namun Chen juga menyarankan, penting bagi orang-orang mengurangi konsumsi kopi jika khawatir tentang tekanan darah mereka.(ir/ir) 

Sumber :

Nyeri Punggung Bawah yang Hebat

on 0 komentar Read Full Article

Jakarta, Bapak H (28 tahun) datang ke dokter dengan keluhan nyeri punggung bawah (nyeri boyok) yang hebat. Jalannya tertatih-tatih menahan sakit. Ia mengatakan kepada dokternya, 'Dok saya kemarin mengangkat barang berat, dan beberapa waktu kemudian pinggang saya sangat sakit. Saya takut, jangan-jangan saya bisa lumpuh', kata bapak H.

Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan salah satu masalah kesehatan yang utama. Pada penderita dewasa tua, nyeri punggung bawah dapat mengganggu aktivitas sehari-hari pada 40% penderita dan gangguan tidur pada 20% penderita.

Penyebab nyeri punggung bawah

Nyeri Punggung Bawah adalah nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah, dapat berupa nyeri lokal (inflamasi), maupun nyeri radikuler (menjalar) atau keduanya.

Nyeri yang berasal dari punggung bawah dapat dirujuk ke daerah lain atau sebaliknya nyeri yang berasal dari daerah lain dirasakan di daerah punggung bawah. Nyeri Punggung Bawah pada hakekatnya merupakan keluhan atau gejala dan bukan merupakan penyakit spesifik.

Penyebab NPB antara lain kelainan muskuloskeletal, sistem saraf, vaskuler, visceral dan psikogenik. (Hogan, 2000, Czerniecki, 2001).

Berbagai bangunan peka nyeri misalnya tulang dan otot terdapat di daerah punggung bawah. Semua bangunan-bangunan tersebut mengandung reseptor nyeri yang peka terhadap berbagai stimulus mekanikal, termal, kimiawi. Reseptor-reseptor tersebut sebenarnya berfungsi sebagai proteksi (Skew, 2000). Penyebab umum dari nyeri punggung bawah adalah regangan otot punggung yang berlebih.

Mewaspadai nyeri punggung yang berbahaya

Sebagian besar penyebab nyeri punggung bawah adalah bukan masalah kesehatan yang serius. Hanya kurang lebih 5% dari kasus nyeri punggung bawah yang disebabkan oleh masalah kesehatan yang serius seperti tumor, infeksi saraf tulang belakang.

Gejala dan tanda bahwa suatu nyeri punggung disebabakan suatu penyakit yang serisu disebut 'red flags'. Red flags adalah gejala atau tanda fisik yang memberi petunjuk akan adanya kelainan serius seperti fraktur, kanker, infeksi dan sindrom kauda. 'Yellow flag' adalah faktor psikologis yang memberi petunjuk bahwa nyeri pinggangnya cenderung berkembang menjadi kronik.

Pelacakan akan kausa non mekanik sangat ditentukan oleh ada tidaknya 'red flags' yang menggambarkan adanya kecurigaan akan penyebab NPB yang serius. Nyeri pada saat istirahat, kelemahan tungkai, gangguan buang air kecil dan buang air besar, rasa baal di tungkai, riwayat trauma yang signifikan dan riwayat kanker atau infeksi spesifik merupakan berbagai 'tanda bahaya' pada NPB (Cohen, 2001).

Bila Anda mengalami nyeri punggung dengan salah satu atau lebih 'tanda bahaya' tersebut, maka segeralah berobat ke dokter.

Keterlibatan sistem saraf dicurigai apabila dalam anamnesa ditemukan gejala nyeri yang sifatnya menjalar sampai di bawah lutut. Nyeri memburuk dengan berjalan, gangguan buang air kecil atau buang air besar dan kelemahan pada tungkai. Dokter Anda akan melakukan pemeriksaani yang teliti untuk konfirmasi (Gow, 2003).

Pemeriksaan penunjang akan sangat ditentukan oleh hasil wawancara dan pemeriksaan fisik. Pada kasus-kasus tanpa adanya 'red flags', pemeriksaan pencitraan atau imaging dapat ditunda terlebih dahulu. Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan pemeriksaan terpilih pada kasus-kasus dengan kecurigaan penyakit serius di sistem saraft tulang belakang (Gow, 2003).

Bagaimana mencegah dan mengobati nyeri punggung?

Penderita nyeri punggung bawah dengan nyeri sedang sampai berat, subakut maupun kronik pada umumnya berkonsultasi dengan dokter. Penderita sebaiknya diterapi secara optimal untuk menghilangkan nyeri dan memfasilitasi aktivitas fisik dan peningkatan kualitas hidup. Pemilihan terapi obat tergantung pada berat ringannya nyeri dan mekanisme yang mendasari nyeri.

Pencegahan nyeri punggung:
1. Tindakan pencegahan adalah tindakan terpenting dalam usaha menanggulangi penyakit.
2. Motonya ialah 'Mencegah lebih baik dari mengobati'.
3. Lakukan kegiatan sehari-hari dengan baik dan benar, karena nyeri pinggang sering akibat postur yang salah serta akibat beban ditulang belakang.
4. Hidup rileks dengan olahraga secara teratur, mendengarkan musik santai, menjalankan agamanya, membaca, berekreasi dan menekuni hobinya.

Pencegahan untuk yang sedang nyeri punggung:
1. Jangan mengangkat, mendorong atau menarik sesuatu. Jangan membungkuk atau berjongkok.
2. Usahakan supaya tidak bersin, batuk ataupun mengejan.
3. Hindari naik turun tangga ataupun pekerjaan fisik yang mengeluarkan tenaga.
4. Jangan menggunakan sepatu bertumit tinggi.
5. Dianjurkan agar menggunakan korset pinggang jika rasa sakit bertambah pada sikap duduk, berdiri dan berjalan untuk mempercepat kesembuhan

Pencegahan kambuhnya nyeri punggung:
1. Berusaha duduk dengan sikap yang benar.
2. Berusaha berdiri dengan sikap yang baik.
3. Berusaha melakukan latihan secara teratur.
4. Tidur yang cukup.
5. Hidup dalam batas ketegangan yang normal.
6. Berusaha mengurangi berat badan jika kegemukan.
7. Jangan mengambil resiko jika aktifitas itu mengganggu punggung Anda.

Sumber :

Pria yang Selamat dari Kanker Perlu Tambahan Testosteron

on 0 komentar Read Full Article

London, Laki-laki yang mampu bertahan hidup dari penyakit kanker memerlukan tambahan suntikan testosteron. Suntikan ini dilakukan untuk melawan efek samping dari pengobatan kanker seperti kemoterapi dan radioterapi.

Peneliti dari Inggris menemukan laki-laki yang sembuh dari kanker dan pernah menerima pengobatan kemoterapi atau radioterapi dapat mengalami kekurangan hormon testosteron.

Dalam jurnal Cancer ditemukan sekitar 15 persen laki-laki mengalami defisiensi testosteron yang dapat mengganggu kualitas hidupnya dan membuatnya cepat merasa lelah.

Ketua penelitian Prof Richard Ross dari Sheffield University meneliti hubungan antara kadar testosteron dalam tubuh dengan kualitas hidup, fungsi seksual dan faktor kelelahan pada 176 laki-laki yang selamat dari penyakit kanker dan 213 laki-laki sehat dengan usia yang sama.

Profesor Ross mengungkapkan dari hasil penelitian didapat laki-laki muda yang selamat dari penyakit kanker mengalami penurunan kualitas hidup serta mengurangi tingkat energi dalam tubuhnya dan fungsi seksualnya. Hal ini ternyata dipengaruhi oleh menurunnya kadar hormon testosteronnya.

"Ini merupakan studi penting yang menunjukkan bahwa kadar testosteron rendah pada laki-laki yang sembuh dari penyakit kanker (survivor) akan mengalami gangguan kualitas hidup," ujar Profesor Ross, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (23/2/2010).

Prof Ross menambahkan saat ini dibutuhkan intervensi untuk menentukan kadar testosteron yang dibutuhkan oleh survivor kanker laki-laki agar didapatkan keuntungan dan bisa meningkatkan kualiats hidupnya kembali.

Testosteron adalah hormon steroid dari golongan androgen, testosteron merupakan hormon seks laki-laki yang utama.
Fungsi dari testosteron ini adalah meningkatkan libido, energi, fungsi sistem kekebalan tubuh serta melindungi laki-laki dari bahaya osteoporosis.

Jika kadar testosteron dalam tubuh berkurang, maka secara otomatis fungsi dari beberapa bagian tubuh menjadi tidak maksimal.

(ver/ir)

Sumber :

Alkohol Bikin Perut Besar dan Berat Badan Susah Turun

on 0 komentar Read Full Article

Berkeley, Satu lagi kerugian yang diperoleh jika mengonsumsi alkohol. Alkohol tidak hanya meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker payudara, tapi juga menambah berat badan dan memperbanyak lipatan perut. Semakin banyak seseorang minum alkohol, semakin sering ia harus berolahraga.

Ketika alkohol masuk dalam tubuh, ia akan dipecah menjadi asetat. Hal ini membuat tubuh membakar zat tersebut (asetat) terlebih dahulu daripada zat lainnya yang dikonsumsi atau disimpan dalam tubuh, seperti lemak atau gula.

Alkohol akan menghambat proses oksidasi lemak dalam tubuh. Hal ini menyebabkan proses pembakaran kalori dari lemak dan gula terhambat dan akhirnya berat badan susah berkurang.

Studi terkini menyebutkan bahwa kebiasaan minum alkohol berhubungan dengan pengingkatan ukuran lingkar pinggang dan perut. Bahkan konsumsi alkohol dalam jumlah kecil seklipun bisa memperlebar bagian perut.

Studi dilakukan terhadap 28.000 pria dan wanita usia pertengahan di Eropa. Profesor Martin Bobak, MD, PhD dari bagian epidemiologi University College London menemukan, pria yang mengonsumsi 100 gram alkohol (7 gelas) dan wanita yang mengonsumsi lebih dari 60 gram alkohol (4 gelas) dalam sebulan mengalami pembesaran lingkar pinggang yang lebih cepat daripada partisipan yang tidak mengonsumsi alkohol.

Asal tahu saja, segelas vodka dan bir mengandung sebesar 100 kalori. Untuk setiap alkohol yang diminum, Anda harus lebih banyak olahraga untuk membakar lemak, kalau tidak risiko berat badan naik pun tidak bisa dihindari.

Meski demikian, beberapa studi lainnya menyebutkan bahwa konsumsi alkohol tidak terlalu berpengaruh pada peningkatan berat badan, terutama perempuan. Peneliti dari Harvard menyimpulkan hal itu berdasarkan hasil penelitiannya terhadap hampir 90.000 wanita di Inggris.

Hasil studi menunjukkan, perempuan yang minum dua hingga empat gelas alkohol justru menunjukkan indeks massa tubuh (bobot tubuh) yang lebih rendah daripada perempuan yang makan sedikit karbohidrat.

Peneliti menduga konsumsi alkohol menekan asupan karbohidrat dalam tubuh. Tapi bisa jadi juga karena perempuan yang mengonsumsi alkohol lebih banyak olahraga. Perdebatan tentang efek alkohol bagi tubuh hingga kini memang masih diperdebatkan.

Namun yang jelas, alkohol tidak bagus untuk liver. Peneliti pernah membandingkan antara liver peminum alkohol dan liver orang yang tidak minum alkohol. Hasilnya menunjukkan, alkohol akan merusak liver karena tidak dapat dicerna dalam liver dan akhirnya menjadi sampah dalam liver.

Jika sudah begitu, penyakit fatty liver pun bisa menyerang dan mengarah pada sirosis (pengerasan hati) bahkan kematian.

"Seorang peminum alkohol bisa punya liver yang busuk dan itu sangat berbahaya," kata Marc Hellerstein, MD, PhD dari University of California, Berkeley seperti dilansir Digg, Selasa (23/2/2010).

Alkohol juga sangat berbahaya karena meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker payudara.

(fah/ir)

Sumber :

Minumlah Air Satu Jam Sebelum Makan

on 0 komentar Read Full Article

Jakarta, Untuk mengurangi makan berlebih banyak orang minum air terlebih dahulu sesaat sebelum makan. Sebaiknya hilangkan kebiasaan itu, jika ingin minum sebelum makan lakukanlah satu jam sebelum waktu makan.

Mengonsumsi air terlalu banyak tepat sebelum makan memang membuat Anda kehilangan nafsu makan karena lambung menjadi penuh. Tapi minum air sesaat sebelum makan akan membuat proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih sulit.

Karena air yang diminum butuh waktu 30 menit mengalir dari lambung menuju usus. Sehingga jika minum sesaat sebelum makan, belum sempat air menuju usus sudah ditambah dengan makanan yang membuat enzim bekerja lebih sulit.

Profesor Hiromi Shinya MD, pakar enzim yang juga guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine AS, seperti dikutip dari karangannya, 'The Miracle of Enzyme', Sabtu (20/2/2010), menyarankan agar minum air putih dilakukan 1 jam sebelum waktu makan.

Seperti halnya tanaman, menurutnya ada periode yang baik untuk minum karena pengairan yang berlebihan pada tanaman akan membuat tanaman menjadi busuk dan layu. Sehingga ada periode waktu yang sesuai untuk tubuh minum air.

Cara ideal untuk mencukupi kebutuhan air untuk tubuh adalah:

1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.


Menurutnya yang harus diperhatikan adalah minum air setelah bangun tidur karena cairan yang hilang harus cepat diganti saat bangun tidur.

Profesor Hiromi tidak menyarankan minum air sebelum tidur tapi jika sangat haus bisa dilakukan satu jam sebelum waktu tidur.

Minum air sesaat sebelum tidur bisa mencegah terjadinya aliran balik. Walaupun hanya air, jika bercampur dengan asam lambung bisa memasuki tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru yang dikhawatirkan risiko menderita pneumonia.

Biasakanlah tidur dengan perut kosong karena tenggorokan dirancang agar tidak ada yang masuk ke dalamnya selain udara. Jika masih ada makanan atau minuman, isi lambung akan meluap naik menuju kerongkongan saat Anda merebahkan diri. Saat itu terjadi, tubuh akan menyempitkan saluran pernapasannya dan menghentikan pernapasan Anda untuk mencegah isi lambung memasuki tenggorokan.

Banyak kejadian orang meninggal akibat serangan jantung pada dini hari. Penyebabnya adalah karena asam yang mengalir balik sebagai akibat makan atau minum larut malam, dan berakhir pada tertutupnya saluran pernapasan, kemudian napas jadi tidak teratur, kadar oksigen dalam darah berkurang dan akhirnya kurang persediaan oksigen menuju otot jantung.

Diakuinya, kebutuhan minum tiap orang berbeda tapi biasakan untuk minum air 6-8 gelas per hari (1,5-2 liter) untuk orang dewasa. Jika cuaca sangat panas misalnya maka orang akan membutuhkan minum yang lebih banyak. Sebaliknya orang yang mengalami sistem pencernaan lemah dapat mengalami diare jika minum terlalu banyak.

Banyaknya air yang dibutuhkan seseorang berbeda-beda tergantung pada ukuran tubuh orang tersebut dan apa yang dianggap sesuai untuk tubuhnya. Hanya saja tetap perhatikan waktu-waktu untuk minum yang ideal, di luar kebutuhan minum lainnya.

Jika kebutuhan air terpenuhi dengan baik maka Anda akan jarang terkena sakit. Saat kebutuhan air terpenuhi, air akan melembabkan area-area dalam tubuh yang mudah diserang oleh bakteri dan virus seperti daerah bronkus (pipa saluran pernapasan), mukosa lambung dan usus. Dengan begitu sistem kekebalan tubuh menjadi aktif sehingga area-area tersebut menjadi sulit diserang virus atau bakteri.

Sebaliknya jika air yang dikonsumsi kurang, membran mukus pada bronkus akan mengalami dehidrasi dan mengering, dimana dahak dan lendir diproduksi dalam bronkus. Jika tidak ada air yang cukup maka dahak dan lendir akan menempel pada bronkus yang kemudian menjadi tempat berkembangbiaknya virus dan bakteri.

Air penting bagi tubuh. Jika tidak ada air orang tidak hanya kekurangan gizi, tapi kotoran dan racun juga akan terkumpul di dalam sel dan tidak dapat dikeluarkan. Efek buruknya, racun yang terakumulasi itu akan merusak sel-sel gen yang salah satunya bisa menyebabkan berubahnya gen menjadi sel kanker.(ir/ir)

Sumber :

Makan Seafood Hilangkan Bau Mulut

on 0 komentar Read Full Article

Jakarta, Pernahkah Anda merasa risih berada dekat-dekat dengan orang yang punya nafas bau tapi sungkan untuk menegurnya? Kali ini peneliti menawarkan cara yang lebih halus dan sopan untuk menegur bahkan memberi solusi untuk si mulut bau. Coba tawari makanan seafood lebih banyak.

Sebelumnya peneliti Jepang pernah mengatakan bahwa yogurt bisa menghilangkan bau mulut asalkan dari jenis plain yogurt. Gula alami yang terbentuk pada pada yogurt jenis tersebut bisa menghilangkan komponen sulfur pemicu bau mulut.

Kini, ada satu makanan tambahan yang bisa dikonsumsi jika tak ingin punya mulut bau, yaitu seafood. Rahasia penghilang bau mulut bukan terletak pada seafood-nya, tapi pada kandungan omega 3 dalam seafood. Jadi konsumsi apapun yang mengandung omega 3 pun sebenarnya bisa menghilangkan bau mulut.

Omega 3 banyak terdapat pada ikan laut, terutama salmon dan tuna. Selain itu omega 3 juga banyak terkandung dalam buah kacang kenari. Berdasarkan hasil percobaan, asam lemak omega 3 diketahui bisa menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus, Candida albicans dan Porphyromonas ginigivalis penyebab nafas bau.

Dalam studinya, peneliti mencoba enam jenis asam lemak, yaitu EPA, DHA, ALA, ALAEE, EPAEE dan DHAEE. Keenam jenis asam lemak itu kemudian dicobakan pada berbagai jenis konsentrasi (1-10 mikrogram/mililiter) untuk menghilangkan bau mulut.

Dan hasilnya, seperti dikutip dari Glamour, Senin (22/2/2010), asam lemak omega 3 (EPA, DHA) menunjukkan penghambatan mikroorganisme paling besar diantara asam lemak lainnya, yaitu mencapai lebih dari 50 persen.

Penemuan ini tidak main-main karena peneliti sudah mebuktikannya dan hasil studi pun sudah dimuat dalam Journal Molecular Oral Microbiology. Peneliti percaya bahwa asam lemak omega 3 yang banyak terdapat pada makanan seafood bisa menghilangkan bau mulut lebih baik daripada makanan apapun.

Omega 3 dalam dosis rendah sekalipun akan mempunyai efek menghilangkan bau mulut dan mengurangi jumlah bakteri patogen penyebab bau mulut. Jika terus dikembangkan, studi ini bisa menghasilkan suatu produk berbahan dasar seafood yang bisa dikonsmsi kapan pun dan dimana pun, contohnya permen karet seafood.

Jadi selain permen mint dan yogurt, makan seafood juga bisa menghilangkan bau mulut tanpa perlu menyikat gigi. Tapi tentu saja hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak menyikat gigi.

Tak ada yang lebih baik dalam membunuh bakteri selain menyikat gigi 2 kali sehari pada pagi dan malam hari. Konsumsi banyak sayur dan buah juga bisa memicu produksi air liur sehingga menetralkan suasana asam di mulut penyebab nafas bau dan gigi keropos.(fah/ir)

Sumber :

Turun Berok, Apaan Tuh?

on 0 komentar Read Full Article

Jakarta, Awas jangan angkat berat-berat nanti turun berok! Kalimat seperti itu mungkin sudah sering didengar dan umumnya yang diketahui masyarakat turun berok banyak menyerang pria.

Apa sebenarnya turun berok itu?

Turun berok dalam istilah medis dikenal sebagai hernia. Istilah turun berok lebih banyak dipakai untuk menunjukkan sakit di bagian perut bawah (berok).

Hernia atau turun berok ini adalah keluarnya organ usus dari tempat seharusnya. Penjelasan sederhananya yaitu usus melorot lewat lubang locus minoris. Jika ada tekanan besar, usus bisa 'brojol' melalui lubang tersebut.

Sebenarnya tak hanya pria yang doyan angkat barang berat saja yang bisa terkena hernia, anak-anak dan wanita pun bisa mengalaminya.

Bagaimana usus bisa melorot? Setidaknya ada dua hal yang menjadi penyebabnya.

Pertama, karena dinding penahan ususnya lemah. Lemahnya dinding penahan ini bisa disebabkan beberapa hal, misalnya karena sudah tua, punya penyakit diabetes (kencing manis) dan penyakit sistemik seperti SLE.

Kedua, karena adanya tekanan yang besar sehingga usus turun ke bawah. Hal ini banyak dialami oleh pekerja berat yang terbiasa mengangkat barang berat. Karena proses mengangkat ini memakai 'ngeden' maka kekuatan usus bisa melemah.

Hernia bisa juga terjadi pada orang yang mengalami penyakit batuk kronis, sembelit, kegemukan atau pada wanita hamil.

Pada turun berok yang ringan, usus yang turun bisa masuk lagi ke perut jika dalam posisi tidur. Tapi kalau sudah parah, usus tidak akan bisa masuk lagi ke perut. Kalau usus sudah terjepit, usus tidak mendapat suplai darah dan akhirnya membusuk.

Seperti dikutip dari Medicinenet, Jumat (19/2/2010), jenis-jenis hernia terdiri dari:
Hernia inguinal, lebih banyak terjadi pada pria karena perbedaan perkembangan bayi laki-laki di dalam rahim.
Hernia femoral, yaitu apabila sebagian usus menonjol pada bagian atas paha, biasanya terjadi lebih banyak pada wanita.
Hernia umbilikal, paling umum terjadi pada kalangan anak-anak.
Hernia insisional, biasa terjadi setelah proses operasi.
Hernia hiatus, menyebabkan bagian atas perut naik ke atas bagian dada.

Hernia dapat terjadi pada bayi, anak sampai orang dewasa dan orang tua. Pada bayi dan anak hernia ini disebut hernia herediter (bawaan lahir), sementara pada orang dewasa dan orang tua disebut hernia acquired.

Gejala pertama yang dirasakan adalah rasa berat di lipatan paha yang timbul saat tekanan dalam perut meningkat, seperti saat mengedan, batuk atau mengangkat beban berat. Gejala selanjutnya adalah penonjolan di daerah tersebut saat tekanan perut meningkat dan hilang saat tekanan hilang.

Umumnya penderita sering mengeluh adanya benjolan yang tidak menyakitkan namun cukup mengganggu, tergantung seberapa besar benjolan tersebut. Semakin lama benjolan tersebut dibiarkan, maka semakin turun dan pada pria bisa masuk sampai kantong kemaluan (scrotum).

Satu-satunya cara untuk menyembuhkan penyakit hernia adalah dengan jalan operasi untuk mengembalikan usus ke tempat semula dan menutup lubang yang tidak normal.

Pada hernia yang sudah sangat parah, operasi harus segera dilakukan agar usus yang terjepit tidak perlu dipotong. Umumnya operasi berlangsung 1 jam dan pasien dapat pulang dua hari setelah operasi.

Tapi kalau keadaannya tidak terlalu parah, penyembuhan dapat dilakukan dengan pemijatan. Bagian anggota tubuh yang diberi pijatan antara lain pinggang, pantat, tungkai atas belakang dan depan, perut dan lipat perut.

Tekanan dan gosokan pada saat memijat dimasudkan untuk mengembalikan posisi kantong kencing serta untuk menarik urat-urat penyangga supaya kembali kencang. Namun biasanya pijatan hanya dapat mengembalikan usus yang terperangkap ke rongga perut dan tidak dapat menutup lubang akibat usus yang sudah 'brojol' sangat parah..

Jika hernia parah dipaksakan untuk dipijat, bisa menyebabkan pembengkakan bahkan melukai isi hernia. Jika hernia sudah membengkak akan sulit dimasukkan lagi menuju rongga perut. Selain itu pembengkakan juga bisa menimbulkan risiko infeksi dan akhirnya dinding usus jebol.(fah/ir)

Sumber :